Minggu, 19 Februari 2017 tepatnya di lapangan futsal AURI-Rawasari terlihat beberapa kaum muda sedang asyik mengolah sang kulit bundar. Mereka adalah kumpulan Orang Muda Katolik paroki Paskalis yang setiap minggu membina kebersamaan dan keakraban di antara mereka. Kegiatan futsal ini diadakan setiap minggu sore  sekitar pukul 15.00-17.00 WIB. Setiap minggu kegiatan rutin ini menghadirkan sekitar 20-30 pria muda katolik yang datang dari berbagai wilayah seperti wilayah Kristoforus, Lourdes, Maria Fatima, Daud, Antonius, Nazaret, Keluarga Kudus dan Maria Goreti. Menarik bahwa kami bisa menyaksikan bagaimana ketua siekep paroki Paskalis dalam hal ini Alfonsius Enrico turut ambil bagian dalam keakraban ini.

Dalam kunjungan tim dari Warta Paskalis, kami menjumpai beberapa orang dan mengadakan perbincangan yang penuh persahabatan. Orang pertama yang kami temui adalah ketua siekep paroki Paskalis pak Alfonsius Enrico. Dari beliau kami mendapat informasi bahwa kegiatan futsal ini menjadi merupakan salah satu wadah bagi kaum muda untuk saling mengenal dan membina keakraban diantara kami kaum muda. Besar harapan beliau adalah kiranya melalui futsal ini kaum muda Paskalis semakin kompak dan kembali aktif dalam kegiatan lainnya dalam kehidupan menggereja.

Tim Warta Paskalis juga terus menggali informasi dan menemui seseorang yang penuh karismatis dalam mendampingi kelompok ini. Ia adalah bang Edwind. Begitulah seriang ia disapa. Menurut bang Edwind kelompok futsal ini awalnya adalah komunitas pencinta Vespa dari kalangan kaum muda katolik wilayah Kristoforus. Namun dalam perjalanan waktu muncullah ide untuk membuat satu wadah perkumpulan kaum muda katolik melalui dunia futsal. Kelompok ini awalnyapun hanya sebatas kaum muda katolik dari wilayah Kristoforus. Namun sekarang perkumpulan ini telah mencakup hampir seluruh kaum muda katolik dari wilayah-wilayah di paroki Paskalis. Melihat perkembangan yang sangat positif ini tentu menjadi hal yang perlu kita banggakan.

Selain dari rasa bangga, terdapat juga hal yang masih menjadi sorotan bang Edwind. Beberapa hal tersebut antara lain; masih terdapat pengkotak-kotakan di antara kaum muda itu sendiri. Mungkin karena belum begitu saling mengenal satu sama lain. Kadang dalam permainan futsal juga muncul beberapa tindakan yang mungkin dipengaruhi oleh ego beberapa anggota. Namun sejauh ini semuanya dapat teratasi dengan baik berkat semangat persaudaraan dan jiwa yang ingin merangkul semua kaum muda dari bang Edwind dan Bang Alfons sebagai ketua siekep paskalis.

Pada akhir obrolan tim warta bersama bang Edwin dan bang Alfons, kami disuguhi oleh makanan ringan yang lezat dan minuman yang memuaskan rasa haus kami. Untuk hari-hari mendatang dengan rasa senang dan penuh harap kami menantikan kehadiran teman-teman orang muda Paskalis untuk ikut terlibat dalam kegiatan futsal bersama Orang Muda Paskalis. Jangan tidak datang karena tak kenal atau kurang akrab. Justru belum kenal dan belum akrab, maka datanglah dan lihatlah. Dengan itu anda akan mengenal dan akan makin akrab. Berawal dari futsal kita membina persaudaraan dalam iman akan Tuhan kita Yesus kristus dalam sebagai Orang Muda Katolik dan sebagai umat Paskalis. (***Felixiano Martinez)

 

Seksi/Bidang